Jumat, 15 Desember 2017

Manfaat Teknologi Informasi di Bidang Kesehatan Masyarakat

zeynkonadila.blogspot.com

Manfaat Teknologi Informasi di Bidang Kesehatan Masyarakat
 
https://anasihite.files.wordpress.com/2014/09/ea76b-2.jpg 


Teknologi Informasi Kesehatan Masyarakat merupakan salah satu mata kuliah yang diajarkan pada fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Diponegoro mengapa komputer dihubungkan dengan Kesehatan masyarakat? mengapa bukan teknologi informasi yang dibahas? adalah John Preston orang yang mempopulerkan tema ini dalam bukunya Computer in a Changing Society dijelaskan bahwa teknologi informasi (TI) sekarang ini identik dengan komputer, bicara TI maka pasti berhubungan dengan komputer. Namun terlepas dari itu, komputer dan masyarakat merupakan sebuah studi tentang bagaimana pemanfaatan komputer di berbagai aspek kehidupan di masyarakat (sosial komputer) , bagaimana komputer memberi pengaruh, bahkan membentuk budaya atau tren baru. Pada tulisan kali ini, saya mencoba membahas hal yang terkait dengan komputer dan Kesehatan masyarakat, yaitu pemanfaatan komputer pada bidang Kesehatan Masyarakat.
Dalam bidang kesehatan, komputer sangat berperan penting. Penggunaan komputer dalam bidang kesehatan tidak hanya akan dirasakan manfaatnya oleh para penggunanya, tetapi juga oleh organisasi tersebut, dalam hal ini misalnya rumah sakit, puskesmas, klinik, dan lain sebagainya. Perangkat ini secara tidak langsung dapat menolong jiwa manusia.
Komputer dapat digunakan mulai dari penyimpanan dan pengolahan data administrasi suatu rumah sakit atau klinik, hingga melakukan riset bidang kedokteran, mendiagnosis penyakit, menemukan obat yang tepat, serta menganalisis organ tubuh manusia bagian dalam yang sulit dilihat.
Peranan komputer dalam bidang kesehatan sangat banyak dan penting. Sebagai contoh dalam bidang kesehatan peranan – peranan tersebut antara lain :

  • Bidang Administrasi
          Dengan adanya komputer di dalam dunia administrasi sangat membantu di dalam penyimpanan, pengelompokan, dan pengolahan data. Tanpa komputer, akan sangat sulit sekali untuk memeriksa banyaknya data – data pasien, stok obat, dan data – data lainnya yang dimiliki oleh rumah sakit. Namun dengan adanya komputer, memeriksa data – data pasien, stok obat dan juga data keuangan rumah sakit akan mudah dan praktis untuk dilakukan. Dengan adanya penggunaan komputer dan sistem – sistem yang canggih di dalamnya sangat mempermudah jalannya suatu sistem di rumah sakit tersebut.
  • Rekam Medik
    Setiap kali kita mengunjungi seorang dokter atau pergi kerumah sakit dan setiap kali kita mengisi formulir, informasi tentang kunjungan kita dan obat (resep) yang kita terima akan menjadi bagian dari satu atau lebih database tentang sejarah kesehatan pribadi kita. Dibeberapa kantor praktik dokter, diagnosis dicatat pada kertas file folder sedangkan kantor praktik lainnya mencatatnya pada komputer. Pelayanan kesehatan berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) computer, banyak mendapatkan perhatian Dunia. Di sini Aku akan mencoba menuliskan bagaimana sebenarnya e-Health ters tersebut dan bagaimana implikasi teknologi dalam meningkatkan pelayanan kesehatan.
    Pengertian e-Health sendiri secara luas dapat bermakna bidang pengetahuan baru yang merupakan persilangan dari informasi medis, kesehatan public, dan usaha, berkaitan dengan jasa pelayanan dan informasi kesehatan yang dipertukarkan atau ditingkatkan melalui saluran internet dan teknologi berkaitan dengannya (Gunter Eysenbach, J Med Internet Res 2001; 3(2): e20).
    Dalam pengertian lebih luas, e-Health dapat diartikan sebagai tidak hanya pengembangan teknologi pelayanan kesehatan, namun juga mencakup pengembangan sikap, perilaku, komitmen dan tata cara berpikir untuk mengembangkan pelayanan kesehatan dengan menggunakan teknologi informasi dan komunikasi.
    Mengembangkan layanan e-Health akan membantu pihak-pihak penyedia layanan kesehatan termasuk pemerintah untuk mencapai hal tersebut di atas. E-Health akan memberikan kesempatan kepada semua pihak untuk melakukan kolaborasi, pengumpulan dan analisa data kesehatan yang melampaui batasan fisik dan waktu.
    Sebagai contoh, e-Health dapat diterapkan untuk membantu pemerintah mengembangkan program yang membantu dokter, perawat, dan tenaga kesehatan lainnya saling bertukar infomasi secara elektronik, mengambil data rekam medis pasien kapan dan dimana diperlukan, dan melakukan kolaborasi dengan memberi layanan jasa kesehatan lainnya secara real time melalui internet. Layanan kesehatan seperti ini akan memberikan banyak sekali penghematan dari sisi biaya dokumen dan administrasi layanan dan memberikan keuntungan pemberian keputusan layanan kesehatan yang terbaik kepada pasien dengan lebih cepat.
  • Bidang Farmasi
          Dalam bidang obat – obatan komputer juga berperan sangat penting dalam farmasi, misalnya untuk merecord resep dan dosis, serta menyimpan data harga obat – obatan tersebut. Selain itu, dengan adanya komputer dalam bidang farmasi juga membantu untuk mengelompokkan macam-macam obat berdasarkan kegunaannya, misalnya Panadol, Feminax, Ponstan adalah obat penahan rasa sakit.
  • Mendiagnosa suatu penyakit
          Komputer dapat digunakan untuk menghasilkan foto yang lebih baik dari tubuh pasien. Sinar-X adalah teknik tradisional yang merekam bayangan dua dimensi dari tulang pada film. Computerized Axial Tomography, juga dikenal sebagai CAT scan, adalah serangkaian gambar sinar-X dua dimensi yang digabungkan dengan komputer untuk mendapatkan gambar tiga dimensi.
          Dengan adanya komputer DNA yang sudah di rancang khusus di dalam bidang kesehatan mendiagnosa suatu penyakit bukan hal yang sulit lagi, karena dengan menggunakan komputer akan lebih cepat, mudah dan akurat untuk mengetahui nama dan jenis suatu penyakit.
  • Memonitoring status pasien
          Pasien yang sudah pernah datang atau baru pertama kali berobat akan dengan mudah dilacak. Data – data personal pasien juga dengan mudah dilihat. Selain itu, dokter ataupun perawat dapat melihat rekaman hasil periksa, keluhan dan riwayat penyakit sebelumnya yang pernah diderita oleh si pasien, tanggal kedatangan pasien terakhir kali berobat, record resep yang pernah diberikan, dan masih banyak lagi.
  • Penelitian
          Penelitian ilmiah yang sering dilakukan dalam bidang kesehatan sangatlah bergantung pada penggunaan komputer. Penggunaan komputer dapat memaksimalkan hasil penelitian, karena dengan adanya komputer penelitian itu dapat di telusuri lebih dalam dan lebih detail. Misalnya penelitian untuk mendeteksi bakteri atau virus baru, pendeteksian DNA, dan lain sebagainya.
  • Melihat dan menganalisa organ – organ tubuh bagian dalam manusia
          Untuk dapat melihat organ tubuh bagian dalam manusia telah ditemukan begitu banyak alat canggih, namun hampir seluruh alat tersebut masih bergantung pada perangkat komputer sebagai sarana untuk penyaluran data ataupun gambarnya. Oleh karenanya, komputer memiliki peranan yang vital juga dalam melihat dan menganalisa organ – organ tubuh manusia tersebut.
          Contoh penggunaan sistem komputer untuk menganalisa organ – organ tubuh :
    • System Computerized Axial Tomography (CAT) berguna untuk menggambar struktur otak dan mengambil gambar seluruh organ tubuh yang tidak bergerak dengan menggunakan sinar-X.
    • System Dynamic Spatial Reconstructor (DSR) berguna untuk melihat gambar dari berbagai sudut organ tubuh secara bergerak.
    • SPECT (Single Photon Emission Computer Tomography) merupakan sistem komputer yang mempergunakan gas radiokatif untuk mendeteksi partikel-partikel tubuh yang ditampilkan dalam bentuk gambar.
    • PET (Position Emission Tomography) merupakan sistem komputer yang menampilkan gambar yang mempergunakan isotop radioaktif.
    • NMR (Nuclear Magnetic Resonance) yaitu teknik mendiagnosa dengan cara memagnetikkan nucleus (pusat atom) dari atom hydrogen.
    • USG (Ultra Sonography) adalah suatu alat dalam dunia kedokteran yang memanfaatkan gelombang ultrasonik, yaitu gelombang suara yang memiliki frekuensi yang tinggi (250 kHz – 2000 kHz) yang kemudian hasilnya ditampilkan dalam layar monitor berupa gambar dua dimensi atau tiga dimensi.
    • Helical CT-SCAN adalah alat untuk pemeriksaan organ tubuh secara komputerisasi, dengan potongan tranversal, coronal dan sagital, paling kecil jarak antara potongan 3 mm.
    • Magnetic Resonance Imaging ( M R I ) adalah alat untuk pemeriksaan organ tubuh secara komputerisasi, dengan potongan tranversal, coronal dan sagita. Intinya, dengan adanya komputer dalam bidang kesehatan sangatlah membantu. Kegiatan – kegiatan yang tadinya belum bisa dilakukan, saat ini sudah dapat dilakukan dengan komputer. Penggunaan komputer membuat pekerjaan seseorang menjadi lebih mudah, cepat dan akurat.
      Teknologi di bidang kesehatan sangatlah membantu para tenaga medis maupun Kesehatan Masyarakat yang bergerak di bidang ini untuk melakukan pekerjaan mereka. Mereka bisa dengan cepat menangani para pasien, bisa mendiaknosis penyakit yang mereka derita, dan kemungkinan salah diagnosisi yang mungkin sudah sering terjadi di dalam bidang kedokteran yang memakan banyak jiwa bisa berkurang. Pemanfaatan Teknologi Informasi ini semakin mendukung peningkatan kualitas kerja di bidang Kesehatan Maupun Kedokteran. Memberikan banyak efek positif dalam kehidupan dan cenderung di gunakan sebagai pemudah dalam penanganan pasien. Disini peran para ilmuwan yang mengembangkan Teknologi Informasi dalam Bidang Kesehatan sangat di perlukan untuk mengembangkan kembali teknologi-teknologi yang sudah ada itu agar semakin meningkatkan kualitas kerja di bidang Kesehatan. Karena semakin canggihnya teknologi yang ada maka akan semakin mudah kita mendapatkan pelayanan dengan kualitas yang baik.



    • Semoga artikel ini bermanfaat  😃

Minggu, 10 Desember 2017

Teknologi Informasi Di Bidang Kesehatan dan Keperawatan

zeynkonadila.blogspot.com

Teknologi Informasi Di Bidang Kesehatan dan Keperawatan
1.      Manfaat Komputer Di Bidang Kesehatan
Perkembangan dunia kesehatan di era modern telah memanfaatkan komputer untuk meningkatkan efisiensi serta efektivitas di dunia kesehatan. Teknologi informasi (dan komunikasi) dengan piranti computer,  saat ini adalah bagian penting dalam manajemen informasi. Di dunia medis, dengan perkembangan pengetahuan yang begitu cepat (kurang lebih 750.000 artikel terbaru di jurnal kedokteran dipublikasikan tiap tahun), dokter akan cepat tertinggal jika tidak memanfaatkan berbagai tool untuk mengudapte perkembangan terbaru. Selain memiliki potensi dalam memfilter data dan mengolah menjadi informasi, komputer mampu menyimpannya dengan jumlah kapasitas jauh lebih banyak dari cara-cara manual. Komputer juga memungkinkan data kesehatan di-share secara mudah dan cepat. Disamping itu, teknologi tersebut memiliki karakteristik perkembangan yang sangat cepat. Setiap dua tahun, akan muncul produk baru dengan kemampuan pengolahan yang dua kali lebih cepat dan kapasitas penyimpanan dua kali lebih besar serta berbagai aplikasi inovatif terbaru. Berikut adalah manfaat computer dalam bidang kesehatan :
a.       Membangun Sistem Informasi Rumah Sakit (SIR)
Secara luas, untuk menolong komunikasi dan mengatur informasi yang dibutuhkan dari sebuah rumah sakit. SIR dapat diaplikasikan untuk perijinan, catatan medis, akuntansi, kantor, perawatan, laboratorium, radiologi, farmasi, pusat supali, mutrisi/pelayanan makan, personel dan gaji. Jumlah aplikasi-aplikasi lain dapat dimasukkan bagi beberapa bagian/departemen dan untuk beberapa tujuan yang praktikal. Manajer-manajer di Rumah Sakit, juga perawat perlu mengenal komputer, yang mencakup mengenal istilah umum yang digunakan komputer.
b.      Penggunaan Sistem Informasi Manajemen Keperawatan (SIMK).
Sistem informasi manajemen keperawatan (SIMK) merupakan paket perangkat lunak yang dikembangkan secara khusus untuk divisi pelayanan keperawatan, seperti:

1)      Mengklasifikasikan pasien
2)      Penjadwalan
3)      Catatan personal
4)      Laporan bertahap
5)      Analisa kelompok diagnosa yang berhubungan Pengendalian mutu, dll
c.       Komputer juga dapat membantu pembuatan Sistem Klasifikasi Pasien.
Dengan bantuan alat komputer, dapat membantu dalam menentukan kebutuhan tenaga di ruang rawat, berguna juga untuk memantau klasifikasi klien. Sistem klasifikasi pasien adalah pengelompokan pasien berdasarkan kebutuhan perawatan yang secara klinis dapat diobservasikan oleh perawat.
d.      Sebagai alat bantu untuk Rekam medis berbasis komputer (Computer based patient record).
Komputer di  rumah sakit adalah mambantu dalam penerapan rekam medis medis. Pengertian rekam medis berbasis komputer secara prinsip adalah penggunaan database untuk mencatat semua data medis, demografis serta setiap event dalam manajemen pasien di rumah sakit. Rekam medis berbasis komputer akan menghimpun berbagai data klinis pasien baik yang berasal dari hasil pemeriksaan dokter, digitasi dari alat diagnosisi (EKG, radiologi, dll), konversi hasil pemeriksaan laboratorium maupun interpretasi klinis. Rekam medis berbasis komputer yang lengkap biasanya disertai dengan fasilitas sistem pendukung keputusan (SPK) yang memungkinkan pemberian alert, reminder, bantuan diagnosis maupun terapi agar dokter maupun klinisi dapat mematuhi protokol klinik.
e.       Pengembangan E-health di Rumah Sakit. 
Sebagai contoh, e-Health dapat diterapkan untuk membantu pengembangkan program yang membantu dokter, perawat, dan tenaga kesehatan lainnya saling bertukar infomasi secara elektronik, mengambil data rekam medis pasien kapan dan dimana diperlukan, dan melakukan kolaborasi dengan memberi layanan jasa kesehatan lainnya secara real time melalui internet. Layanan kesehatan seperti ini akan memberikan banyak sekali penghematan dari sisi biaya dokumen dan administrasi layanan dan memberikan keuntungan pemberian keputusan layanan kesehatan yang terbaik kepada pasien dengan lebih cepat. Pemberi layanan jasa kesehatan, seperti dokter dan rumah sakit, juga dapat mengembangkan layanan jasa kesehatan berbasis internet.
Secara terapan, manfaat komputer adalah sebagai aplikasi informatika kedokteran meliputi rekam medik elektronik, sistem pendukung keputusan medik, sistem penarikan informasi kedokteran, hingga pemanfaatan internet dan intranet untuk sektor kesehatan, termasuk merangkaikan sistem informasi klinik dengan penelusuran bibliografi berbasis internet. Dengan demikian, komunitas rekam medis akan memiliki wawasan yang luas mengenai prospek teknologi informasi serta mampu menjembatani klinisi (pengguna dan penyedia utama informasi kesehatan) dengan para ahli komputer (informatika) yang bertujuan merancang desain aplikasi dan sistem agar dapat menghasilkan produk aplikasi manajemen informasi kesehatan di rumah sakit yang lebih efektif dan efisien. 

2.     Sejarah Perkembangan Komputer Dalam Keperawatan
Pelayanan kesehatan berbasis teknologi informasi dan komunikasi (TIK) komputer, atau yang biasa disebut sebagai e-Health, tengah mendapat banyak perhatian dunia. Terutama disebabkan oleh janji dan peluang bahwa teknologi mampu meningkatkan kualitas kehidupan manusia. Tulisan ini mencoba mengulas bagaimana sebenarnya e-Health tersebut dan bagaimana implikasi teknologi dalam meningkatkan pelayanan kesehatan. Pengertian e-Health sendiri secara luas dapat bermakna bidang pengetahuan baru yang merupakan persilangan dari informasi medis, kesehatan public, dan usaha, berkaitan dengan jasa pelayanan dan informasi kesehatan yang dipertukarkan atau ditingkatkan melalui saluran internet dan teknologi berkaitan dengannya (Gunter Eysenbach, J Med Internet Res 2001; 3(2): e20).
Dalam pengertian lebih luas, e-Health dapat diartikan sebagai tidak hanya pengembangan teknologi pelayanan kesehatan, namun juga mencakup pengembangan sikap, perilaku, komitmen, dan tata cara berpikir untuk mengembangkan pelayanan kesehatan dengan menggunakan teknologi informasi dan komunikasi.
     Mengapa e-Health perlu dilaksanakan?
Di seluruh dunia, terjadi peningkatan biaya pelayanan kesehatan. Banyak orang tidak mendapat kesempatan bagi pelayanan kesehatan yang lebih baik. Catatan kesehatan yang masih mengandalkan dokumen kertas banyak menimbulkan kesalahan dan mengurangi produktivitas layanan.
Walau demikian, patut diakui terdapat juga kenaikan pelayanan kesehatan di masyarakat, yang memberikan peluang kehidupan yang lebih baik, namun juga berarti terdapatkan golongan masyarakat manula (manusia usia lanjut) yang lebih besar. Pada umumnya manula juga memerlukan layanan kesehatan yang lebih besar dibandingkan usia produktif. Bagi pemerintah di tingkat lokal maupun pusat juga mendapat tantangan untuk menanggulangi meningkatkan biaya pelayanan kesehatan, meningkatkan akses dan kualitas pelayanan. Selain itu, mereka juga bertanggungjawab terhadap pemantauan kesehatan umum dan kemungkinan penyebaran penyakit menular tertentu.
Mengembangkan layanan e-Health akan membantu pihak-pihak penyedia layanan kesehatan termasuk pemerintah untuk mencapai hal tersebut di atas. E-Health akan memberikan kesempatan kepada semua pihak untuk melakukan kolaborasi, pengumpulan dan analisa data kesehatan yang melampaui batasan fisik dan waktu.
Sebagai contoh, e-Health dapat diterapkan untuk membantu pemerintah mengembangkan program yang membantu dokter, perawat, dan tenaga kesehatan lainnya saling bertukar infomasi secara elektronik, mengambil data rekam medis pasien kapan dan dimana diperlukan, dan melakukan kolaborasi dengan memberi layanan jasa kesehatan lainnya secara real time melalui internet. Layanan kesehatan seperti ini akan memberikan banyak sekali penghematan dari sisi biaya dokumen dan administrasi layanan dan memberikan keuntungan pemberian keputusan layanan kesehatan yang terbaik kepada pasien dengan lebih cepat.
Pemberi layanan jasa kesehatan, seperti dokter dan rumah sakit, juga dapat mengembangkan layanan jasa kesehatan berbasis internet. Program Dokter Keluarga yang tengah diperkenalkan oleh Ikatan Dokter Indonesia (IDI) misalnya; berupaya untuk mengembangkan konsep dokter sebagai pengelola data kesehatan masyarakat. Tujuan program dokter keluarga adalah memberikan peranan lebih besar kepada dokter untuk menjaga kesehatan masyarakat, ketimbang untuk mengobati. Dengan memanfaatkan basis data kesehatan masyarakat yang dilayaninya, seorang dokter keluarga dapat menentukan program kesehatan apa yang paling tepat untuk masyakarat tersebut. Karena dengan melakukan analisa data kesehatan masyakarat, dapat diketahui pola dan kecenderungan penyakit yang mungkin terjadi dan dapat dilakukan analisa sebab dan akibat. Untuk itulah dalam program dokter keluarga, komputer dikatakan sebagai stetoskop kedua para dokter.
Data kesehatan masyarakat dalam kelompok-kelompok kecil dapat dikumpulkan dan dianalisa menjadi data kesehatan masyarakat yang lebih luas untuk mencerminkan pola kesehatan secara regional maupun nasional.
Peranan komputer dalam mengelola dan melakukan pertukaran data kesehatan melalui internet menjadi sangat vital dalam menyelenggarakan e-Health. Karena data kesehatan tidak hanya berupa teks, bahkan bisa merupakan data gambar, suara, dan multimedia lainnya. Diperlukan komputer yang memiliki kemampuan proses yang tinggi untuk dapat mengolah data yang ada menjadi informasi yang berharga bagi suatu keputusan layanan kesehatan. Komputer dengan multi-inti dan ukuran cache yang besar, seperti yang berbasis pada prosesor Intel Core 2 Duo adalah antara lain yang disarankan sebagai komputer bagi penyedia jasa layanan kesehatan.
Pertukaran jasa layanan kesehatan melalui internet juga harus didukung oleh infrastruktur komunikasi pita lebar. Sekali lagi alasannya karena data yang dipertukarkan tidak hanya berupa teks, tetapi berupa data multimedia.

3.     Macam-Macam Alat Kesehatan Yang Ada Di Rumah Sakit Berbasis Komputer.        
1. Termometer Digital
Termometer Digital saat ini sudah sangat sering digunakan baik oleh medis maupun digunakan secara personal oleh masyarakat, karena cara penggunaannya relatif jauh lebih mudah dan praktis dibandingkan dengan termometer air raksa. Selain itu termometer digital memiliki keunggulan lainnya yaitu lebih aman penggunaannya dan tingkat akurasinya lebih tinggi karena dapat memperlihatkan hasil pengukuran sampai desimal. Jadi, dengan menggunakan termometer digital ini selain praktis juga akan mendapatkan hasil pengukuran yang sangat tepat dan cepat. 

2. Tensimeter Digital
    Tensimeter Digital adalah sebuah alat pengukur tekanan darah secara digital/ elektronis. Alat kesehatan yang gunanya untuk mengukur tensi darah secara mudah dan langsung menunjukkan angka tensi darah sangat mudah digunakan untuk mengukur angka tekanan darah dengan hasil yang akurat.

3. Oksimeter
Oksimetri merupakan alat non invasif yang mengukur saturasi oksigen darah arteri pasien yang dipasang pada ujung jari, ibu jari, hidung, daun telinga atau dahi dan oksimetri nadi dapat mendeteksi hipoksemia sebelum tanda dan gejala klinis muncul (Kozier & Erb, 2002) 

Penutup :
Komputer sangat bermanfaat dalam  membantu di dunia kesehatan, mempermudah Dokter dan Perawat dalam memonitor kesehatan pasien. Perkembangan berikutnya, computer dapat meningkatkan pelayanan kesehatan berbasis teknologi informasi dan komunikasi (TIK) komputer, atau yang biasa disebut sebagai e-Health. Pengembangan layanan e-Health akan membantu pihak-pihak penyedia layanan kesehatan termasuk pemerintah untuk mencapai hal tersebut di atas. E-Health akan memberikan kesempatan kepada semua pihak untuk melakukan kolaborasi, pengumpulan dan analisa data kesehatan yang melampaui batasan fisik dan waktu. Peranan komputer dalam mengelola dan melakukan pertukaran data kesehatan melalui internet menjadi sangat vital dalam menyelenggarakan e-Health, karena data kesehatan tidak hanya berupa teks, bahkan bisa merupakan data gambar, suara, dan multimedia lainnya. 

Daftar Pustaka
Dartyanto. 2004. Belajar Komputer Visual Basic. Bandung: Yrama Widya.

Jumat, 01 Desember 2017

zeynkonadila.blogspot.com

Pemanfaatan Teknologi dan Informasi dalam Bidang Keperawatan 

 

BAB I

A.  Latar Belakang
Teknologi adalah suatu kebutuhan yang sangat penting dalam bidang apapun. Khususnya dalam bidang Ilmu Keperawatan, tidak hanya dengan teori dan praktik saja, namun teknologi pun ikut andil dalam pelaksanaan keperawatan itu sendiri. Dengan demikian kita dituntut untuk mengikuti perkembangan jaman dengan hadirnya informasi terbaru dan terupdete dalam dunia kesehatan.


B.  Tujuan
Dengan hadirnya teknologi dan informasi yang semakin modern, para perawat dituntut untuk dapat mengetahui dan menerapkan kecanggihan teknologi dalam bidang keperawatan dengan tujuan untuk lebih mudah dan lebih fleksibel.


 BAB II
A. Pengertian Teknologi dan Informasi
Teknologi adalah pengembangan dan aplikasi dari alat, mesin, material dan proses yang menolong manusia menyelesaikan masalahnya. Informasi adalah hasil pemprosesan, manipulasi dan pengorganisasian/penataan dari sekelompok data yang mempunyai nilai pengetahuan (knowledge) bagi penggunanya.
Jadi, bisa kita simpulkan bahwa Teknologi Informasi adalah studi atau peralatan elektronika, terutama komputer, untuk menyimpan, menganalisa, dan mendistribusikan informasi apa saja, termasuk kata-kata, bilangan, dan gambar.


B.  Pengertian Teknologi dan Informasi dalam Bidang Keperawatan
Informatika dalam keperawatan adalah kombinasi ilmu komputer dan informasi dengan ilmu keperawatan. Informatika keperawatan adalah bagian dari informatika perawatan kesehatan yang lebih besar. Perawat dipersiapkan sebagai spesialis dalam bidang ini, yang pasti seorang perawat harus melek Teknologi Informasi.

C.  Teknologi dan Informasi dalam Bidang Keperawatan

Pemanfaatan teknologi akan semakin meningkat seiring dengan perkembangan kebutuhan manusia. Perkembangan teknologi mempunyai peran penting terhadap kehidupan manusia termasuk di dalam pemenuhan kebutuhan kesehatan. Perawat sebagai salah satu tenaga kesehatan yang ikut serta berperan dalam pelayanan kesehatan merasakan dampaknya.
Perkembangan teknologi informasi khususnya internet memberi peluang kepada masyarakat untuk meningkatkan pemahaman tentang salah satu persoalan penting yang dihadapi sehari hari yaitu kesehatan. Peningkatan pemahaman tentang kesehatan ini dapat membawa pengaruh yang sangat besar terhadap cara pandang masyarakat terhadap kebiasaan hidup sehari-hari yang dapat memberikan dampak terhadap kesehatan manusia. Sebagai contoh konsumsi makanan yang menyehatkan dan penjelasan berbagai alternatif bahan obat-obatan yang dapat membantu mengobati penyakit yang sedang diderita.

Keperawatan sebagai bagian intergral dari pelayanan kesehatan, ikut menentukan menentukan mutu dari pelayanan kesehatan. Tenaga keperawatan secara keseluruhan jumlahnya mendominasi tenaga kesehatan yang ada, dimana keperawatan memberikan konstribusi yang unik terhadap bentuk pelayanan kesehatan sebagai satu kesatuan yang relatif, berkelanjutan, koordinatif dan advokatif. Keperawatan sebagai suatu profesii menekankan kepada bentuk pelayanan professional yang sesuai dengan standart dengan memperhatikan kaidah etik dan moral sehingga pelayanan yang diberikan dapat diterima oleh masyarakat dengan baik.


Dalam melaksanakan praktik keperawatan, tentunya perawat berhadapan dengan berbagai macam kondisi klien. Pengalaman merawat klien ditatanan klinik menjadi sebuah pengalaman berharga sebagai bekal dalam menjalankan pelayanan keperawatan yang professional. Namun hal itu tentu tidak cukup, karena kondisi klien, pengetahuan klien yang meningkat, dan mudahnya akses informasi melalui teknologi informasi yang saat ini berkembang pesat, menutut  perawat untuk juga mengembangkan diri untuk meningkatkan profesionalis-menya.

D. Pemanfaatan Teknologi dan Informasi dalam Bidang Keperawatan

Salah satu contoh pemanfaatan Teknologi Informasi yaitu penggunaan gadget, misalnya PDA. Dengan gadget ini, seorang perawat bisa melakukan pengumpulan database pasien, organizer, mengakses secara cepat informasi tentang obat dan penyakit, perhitungan kalkulasi obat dan juga bisa digunakan untuk membuat rencana asuhan keperawatan.

Penerapan Teknologi Informasi dalam keperawatan lainnya seperti sistem registrasi online, penggunaan robot untuk merawat pasien, telenursing, yaitu penggunaan Teknologi Informasi dalam pelayan keperawatan, dan berbagai hal lainnya.

E.  Dampak Pelayanan Terhadap Kesehatan

1.  Peningkatan mutu pelayanan
Dengan adanya internet, akan mempermudah dalam mencari informasi sehingga memungkinkan bagi perawata untuk senantia mengupdate keilmuan melalui internet dengan mengakses berbagai perkembangan ilmu pengetahuan khususnya yang berkaitan dengan bidang pelayanan keperawatan.
Selain itu, perawat sebagai salah satu bagian dari tenaga kesehatan yang meliputi pelayanan terhadap masyarakat mulai dari tahap promotif, preventif, ceratif sampai rehabilitative. Dengan adanya akses internet yang mudah digunakan oleh siapa saja, maka perawat bisa menggunakan media internet sebagai promosi kesehata yang bisa efektif dan bisa diakses oleh siapapun.

2.  Perkembangan ilmu pengetahuan

Menjalankan praktik keperawatan diruang perawatan berdasarkan evidence based menjadi sebuah tuntutan karena hal ini merupakan upaya signifikan dalam memperbaiki pelayanan kesehatan yang berorientasi pada efektifitas biaya dan manfaat (cost-benefit effectiveness). Menurut sebuah studi meta-analysis terhadap berbagai laporan penelitian keperawatan yang dilakukan oleh Heater, Beckker, dan Olson (1988), menjumpai bahwa pasien yang mendapatkan intervensi keperawatan bersumber dari riset memiliki luaran yang lebih baik bila dibandingkan dengan pasien yang hanya mendapatkan intervensi standar. Praktik pelayanan kesehatan yang berdasarkan fakta empiris (evidence based practice) bertujuan untuk memberikan cara menurut fakta terbaik dari riset yang diaplikasikan secara hati-hati dan bijaksana dalam tindakan preventif, pendeteksian, maupun pelayanan kesehatan.

3.  Pengembangan pelayanan keperawatan

Tuntutan pelayanan keperawatan yang profesional dari masyarakat menuntut perawat untuk mengupdate pengetahuannya dan menjalankan asuhan keperawatan berdasarkan evidence based. Perawat yang bekerja di ruangan mempunyai keterbatasan waktu untuk bisa mengakses evidence based tersebut.  Beberapa artikel tentang akses internet ditempat kerja menunjukkan bahwa adanya akses internet akan membantu perawat dalam mengakses evidence based walau adanya keterbatasan waktu karena mereka dapat melakukannya dengan cepat. Hal ini akan membantu perawat meningkatkan kepercayaan diri, ketrampilan dalam memberi asuhan dan memperoleh informasi dari beberapa rekan dari belahan dunia lainnya.

4.  Sarana perpustakaan
Selain hal-hal tersebut diatas, Internet juga menyediakan fasilitas Perpustaakan Online, yang berupa kumpulan-kumpulan Web sites dari perpustakaan kelas dunia. Dalam Situs ini kita dapat memperoleh buku-buku yang dapat kita baca secara online maupun offline (setelah kita download terlebih dulu) secara gratis, buku-buku tersebut mulai dari kesehatan, ensiklopedia, Novel, Iptek, dan sebagainya.


BAB III
Kesimpulan
Teknologi Informasi membantu manusia dalam berbagai bidang kehidupannya, salah satunya dalam bidang kesehatan, ya khususnya keperawatan. Diharapkan, dengan penggunaan TI ini, perawat dan klien sama-sama senang.
Teknologi Informasi juga bagai dua buah mata uang, meski terdapat banyak manfaat positif, pasti ada hal negatifnya juga, itu memang sudah menjadi pro dan kontra. Maka, kitalah sebagai pemakai, yang harus bisa menggunakannya secara bijak.

Kamis, 30 November 2017

KISAH PERJALANAN HIJRAH RASULULLAH

zeynkonadila.blogspot.com

Assalamualaikum wr. wb
saya disini akan sedikit berbagi cerita tentang kisah perjalanan hijrah Rasulullah SAW :) 

 
Ketika Islam diterima dengan baik oleh masyarakat Madinah, Rasulullah kemudian mengizinkan umat Islam yang ada di Makkah untuk berhijrah. Para sahabat pun segera mempersiapkan diri. Orang pertama yang dicadangkan berangkat adalah Abu Salamah bin Abdul Saat dan isterinya Hindun binti Abi Umayyah (Ummu Salamah). Namun takdir Allah menentukan lain, Ummu Salamah bertahan di Makkah. Namun akhirnya dia keluar satu tahun kemudian bersama puteranya Salamah diiringi Utsman bin Abi Thalhah yang ketika itu belum masuk Islam.
     Sedikit demi sedikit, kaum Muslimin meninggalkan Makkah hingga tidak ada yang tinggal di Bandar itu kecuali beberapa orang termasuk Rasulullah, Abu Bakar, dan Ali bin Abi Talib Dan keduanya menunggu perintah Rasulullah yang juga sedang menunggu perintah Allah bila masa yang sesuai keluar meninggalkan Makkah.
     Pihak Musyrikin yang mengetahui para sahabat Rasulullah telah pergi membawa harta, anak, dan isteri mereka ke negeri Aus dan Khazraj (Madinah), meyakini bahawa negeri tersebut akan membela dan melindungi Rasulullah. Oleh itu mereka khuatir, jika Rasulullah kemudiannya menyusul, nescaya umat Islam akan mempunyai kekuatan. Maka sebelum hal itu terjadi, mereka bersepakat untuk membunuh Rasulullah.
     Suatu siang, datanglah Rasulullah ke rumah Abu Bakar dan “Keluarkanlah siapa pun yang ada di rumahmu.” Kata Abu Bakar, ‘Mereka adalah keluargamu juga, wahai Rasulullah.” Rasulullah berkata, “Allah telah mengizinkan saya keluar.”
     Abu Bakar berkata, “Saya yang akan menyertaimu, wahai Rasulullah?” Kata Rasulullah, “Ya.” Kemudian Abu Bakar mengatakan, “Ambillah salah satu kenderaanku ini, demi bapak dan ibuku tebusanmu.“
     Rasulullah berkata, “Dengan harga.” Aisyah menceritakan, “Kemudian kami mempersiapkan segala sesuatu untuk bekal pemergian Rasulullah dan Abu Bakar. Asma binti Abi Bakar memotong kain pinggangnya menjadi dua bahagian, satu untuk mengikat pinggang dan yang lain untuk membawa bekal tersebut. Dan sejak itu dia dikenali Dzatu Nithaqain (Perempuan yang Memiliki Dua Ikat Pinggang).
     Ibnul Qayyim mengisahkan (Zadul Ma’ad 3/54), Al-Hakim (dalam Al-Mustadrak) dari Umar, menceritakan bahawa Rasulullah dan Abu Bakar berangkat menuju gua Tsur. Dalam perjalanan itu, kadang-kadang Abu Bakar berjalan di depan, kadang di belakang Rasulullah. Melihat hal ini, Rasulullah bertanya, dan Abu Bakar menjawab, “Wahai Rasulullah, kalau saya teringat pengintai dari depan, saya sengaja berjalan di depan, kalau saya ingat kepada para pengejar, maka saya berjalan di belakang.”
     Kata Rasulullah, “Apakah kau ingin jika terjadi sesuatu, engkau yang mengalaminya, bukan aku?” Kata Abu Bakar, “Ya.” Demikianlah, keduanya sampai dan bersembunyi di dalam gua. Sementara orang-orang kafir Quraisy yang kehilangan jejak, menyebarkan para pencari jejak hingga ke mulut gua. Ketika itu Abu Bakar berkata sebagaimana disebutkan dalam hadis Anas bin Malik, “Wahai Rasulullah, seandainya salah seorang dari mereka melihat ke bawah, nescaya mereka melihat kita.”
     Rasulullah r bersabda, “ Bagaimana menurutmu dengan (keadaan) dua orang di mana Allah adalah yang ketiganya. Janganlah bersedih, sesungguhnya Allah bersama kita,” (Sahih, Riwayat Al-Bukhari dan Muslim).
     Didalam Sahih Al-Bukhari disebutkan bahawa Abdullah bin Abi Bakar selalu bermalam di gua bersama Rasulullah dan Abu Bakar. Dia seorang pemuda yang cerdik. Sebelum fajar dia sudah berkumpul kembali di tengah orang-orang kafir Quraisy untuk mendengar berita daripada mereka dan menyampaikannya kepada Rasulullah dan Abu Bakar. Sementara salah seorang bekas budak yang dimerdekakan Abu Bakar, Amir bin Fuhairah senantiasa menggembala kambingnya di sekitar gua dan memerahkan susu untuk Rasulullah dan Abu Bakar. Demikianlah hal ini berjalan selama tiga malam. 

Kisah Suraqah bin Malik
      Setelah berusaha mencari ke seluruh pelosok Makkah, kaum Quraisy tidak juga menemukan Rasulullah dan Abu Bakar. Akhirnya, mereka membuat peraduan, barang siapa yang Berjaya membawa Rasulullah dan Abu Bakar hidup atau mati, akan diberi hadiah. Manakala Rasulullah dan Abu Bakar mulai meningglkan Makkah menyusuri tepi pantai menuju Madinah.
     Sesampai di daerah Bani Mudlij, seseorang melihat mereka dan melaporkan kepada Suraqah bin Malik bin Ju’syum. Berita ini ditolak oleh Suraqah, Namun secara senyap-senyap dia memerintahkan budaknya membawa kuda dan tombak keluar dari belakang rumah (dan disuruh) menunggu di balik gunung.
     Setelah itu, dia memacu kudanya mengejar Rasulullah dan Abu Bakar. Abu Bakar yang mengetahuinya berkata, Ya Rasulullah, lihat Suraqah bin Malik mengikuti kita.” Rasulullah pun berdoa. Akhirnya kuda Suraqah beberapa kali tersungkur. Kemudian dia berputus asa, lalu meminta Rasulullah dan Abu Bakar berhenti. Setelah bercakap dengan Rasulullah, Suraqah meminta dituliskan perjanjian persefahaman. Persefahaman itu dipegangnya hingga peristiwa Fathuh Makkah.
     Suraqah kemudian menyerahkan tambahan bekalan makanan kepada Rasulullah, namun Rasulullah menolak secara halus sambil mengatakan, “Tidak. Tapi alihkan perhatian para pengejar dari kami.” Maka setelah itu setiap kali bertemu dengan para pencari jejakrombongan Rasulullah, Suraqah selalu mengatakan: “Saya sudah mencari maklumat dan tidak terlihat yang kalian cari.’
     Demikianlah, awalnya dia berusaha menangkap Rasulullah dan Abu Bakar, namun akhirnya dia menjadi pelindung. 

Kisah Ummu Ma’bad
      Ibnul Qayyim menceritakan; “Rombongan Rasulullah meneruskan perjalanan dan singgah di kemah Ummu Ma’bad, yang tinggal di padang pasir (dan suka) memberi makan dan minum para musafir yang singgah di tempatnya.” Rombongan singgah di sana dan menanyakan apa gerangan yang dimilikinya. Ummu Ma’bad mengatakan tidak ada kecuali kambing yang jauh dari tempat gembala. Seterusnya Rasulullah minta izin untuk memerah susunya. Ummu Ma’bad pun mengizinkan.
     Rasulullah dengan menyebut nama Allah, mengusap susu kambing tersebut lalu berdoa. Memancarlah susu kambing itu yang kemudian ditampung dalam sebuah bejana. Baginda menyuruh Ummu Ma’bad minum, setelah itu para sahabatnya, baru kemudian baginda sendiri. Setelah semua puas, baginda memenuhi bejana itu kembali dan meninggalkannya di sana, kemudian meneruskan perjalanan. Tidak lama kemudian, Abu Ma’bad suami Ummu Ma’bad pulang dan terhairan-hairan melihat bejana yang penuh dengan air susu. Dia bertanya dari mana ini susu itu datangnya? Ummu Ma’bad mengatakan bahawa baru saja singgah seorang lelaki penuh berkat dengan sifat demikian dan demikian. Mendengar keterangan isterinya, Abu Ma’bad segera meyakini bahawa orang itulah yang dicari-cari kaum Quraisy. Dan dia bertekad seandainya mempunyai peluang akan menemui lelaki itu. 

Tiba di Madinah
      Orang-orang Ansar yang mendengar berita keluarnya Rasulullah dari bandar Dan Makkah berusaha untuk menanti. Setiap hari dari pagi hingga matahari meninggi, mereka menunggu kedatangan rombongan Rasulullah di pinggiran bandar. Namun setelah beberapa hari, yang ditunggu belum juga tampak.
     Pada hari ke-12 bulan Rabi’ul Awwal, mereka menunggu seperti biasa. Ketika matahari mula terik, mereka pun bersiap untuk kembali ke rumah masing-masing. Seorang Yahudi yang ketika memanjat rumahnya untuk suatu keperluan, melihat bayangan dari jauh dan tidak dapat menahan dirinya. Dengan lantang dia berteriak bahawa yang ditunggu-tunggu telah datang.
     Mendengar hal itu, orang-orang Ansar bergegas menyandang senjata dan menuju ke pinggiran bandar menyambut rombongan Rasulullah. Kaum muslimin bertakbir gembira dengan kedatangan rombongan Rasulullah ini. Mereka menyambut dengan penuh kehormatan menurut syariat Islam. Setelah melalui pelbagai rintangan, Rasulullah bersama rombongan akhirnya berjaya memasuki bandar Madinah.

Masjid Pertama
Ketika Rasulullah sampai di Madinah, sebenarnya kaum muslimin di Madinah masih ramai yang belum mengenali Rasulullah dan Abu Bakar Ash-Shiddiq. Selepas melihat seseorang melindung seorang yang lain daripada terik matahari, mereka mengenai yang dilindungi itu adalah Rasulullah.
     Rasulullah singgah di Quba, tempat Kultsum bin Al-Hidmi di perkampungan Bani ‘Amr bin ‘Auf selama beberapa hari dan mulai membangun Masjid Quba. Inilah masjid pertama yang dibangunkan sejak baginda tiba di Madinah.
     Terjadi perbezaan pendapat di kalangan para ulama, masjid apa yang pertama dibangun di atas dasar ketakwaan, Ada yang mengatakan bahawa yang dimaksudkan adalah Masjid Quba, dan ini diriwayatkan dari Ibnu Abbas, Adh-Dhahhak, dan Al-Hasan. Mereka berpegang kepada kalimat : 9sejak hari pertama) ; Masjid Quba adalah yang pertama kali dibangunkan di Madinah sebelum Masjid Rasulullah (Masjid Nabawi).
     Demikian juga pendapat Ibnu ‘Umar, Sai’d bin Musayyab, dan Al-Imam Malik menurut riwayat Ibnu Wahb, Asyhab, dan Ibnul Qasim. Setelah menukilkan beberapa hadis, Al-Imam Al-Qurthubi dalam Tafsir-nya mengatakan bahawa hadis ini menunjukkan bahawa masjid yang dimaksud adalah Masjid Quba. Dan ini pula pendapat Asy-Syaikh Abdurrahman As Sa’di dalam At-Taisir.
     Namun ada pula yang mengatakan, masjid itu adalah Masjid Nabawi. Al-Imam At-Tirmidzi meriwayatkan dari Abu Sa’id Al-Khudri tentang dua orang sahabat yang berdebat tentang masjid yang dimaksudkan dalam ayat ini, kemudian disampaikan kepada Rasulullah, dan kata baginda : “ Itu adalah Masjidku.” Al-Imam At-Tirmidzi berkata bahawa hadis ini sahih. Ibnu Katsir menerangkan bahawa susunan ayat ini menggambar Masjid Quba, kemudian beliau meneruskan, dengan menukilkan riwayat Al-Imam At-Tirmidzi dari hadis Abu Said Al-Khudri sebelumnya, dan berkata : Ini sahih, dan tidak ada pertentangan antara ayat dengan hadis tersebut. Kerana kalau Masjid Quba dianggap sebagai masjid pertama yang didirikan di atas dasar ketakwaan, maka Masjid Rasulullah tentunya lebih utama dan lebih layak.” (Lihat Tafsir Ibnu Katsir,2/474, dan Tafsir Al-Qurthubi).
     Semasa sampai di Madinah, beberapa orang sahabat cuba memegang tali unta baginda dan menuntunnya dengan niat mengajak baginda singgah di tempatnya. Tapi Rasulullah memerintahkan agar dibiarkan kerana untanya diperintah oleh Allah. Akhirnya, rombongan tiba di lokasi masjid yang sekarang ini.
     Ibnul Qayyim mengisahkan bahawa Al-Imam Az-Zuhri menceritakan, beberapa kali unta Rasulullah berputar dan akhirnya kembali di tempat dia menderum pertama kali. Rasulullah turun dan segera disambut oleh Abu Ayyub, yang masih mempunyai hubungan kekeluargaan dari Bani Najjar. Tanah lokasi masjid itu sebetulnya milik dua anak yatim Sahl dan Suhail yang diasuh As’ad bin Zuharah. Rasulullah membeli tanah itu dari keduanya untuk didirikan masjid di atasnya.
     Setelah membersihakn tanah itu dari kuburan orang Islamdan pohon-pohon gharqad, mulailah tanah itu diratakan. Beberapa batang kurma ditebang dan disusun di arah kiblat masjid. Ukuran panjangnya (dari kiblat sampai ke belakang) ketika itu sekitar 100 hasta (kira-kira 50 meter). Begitu pula kedua sisinya, hampir sama. Sedangkan tapak asasnya sekitar tiga hasta yang kemudian dibina dengan bata.
    
     Rasulullah tidak duduk diam semasa pembinaan masjid ini dilakukan. Baginda bahkan ikut mengangkat dan memindahkan tanah. Ketika itu, kiblat masih menghadap Baitul Maqdis (Masjidil Aqsha). Atap masjid dibina menggunakan pelepah-pelepah kurma. Setelah itu baru dibangunkan rumah untuk isteri-isteri baginda. 

Mempersaudarakan Muhajirin dan Ansar
      Seterusnya Rasulullah mempersaudarakan antara Muhajirin dan Ansar di rumah Anas bin Malik. Ketika itu mereka berjumlah 90 orang. Mereka dipersaudarakan atas persamaan, saling mewarisi sampai terjadinya peristiwa Badar.
     Setelah Allah SWT menurunkan ayat : “ Dan orang-orang yang mempunyai hubungan darah satu sama lain lebih berhak (waris mewarisi) di dalam kitab Allah…” (Al-Anfal: 75)
     Maka pewarisan dikembalikan kepada hubungan darah dan tidak lagi berdasarkan ukhuwah diniyyah. Ibnu Katsir menerangkan dalam Tafsir-nya bahawa ayat ini menyatakan pewarisan diantara sesame kerabat lebih utama daripada saling mewarisi antara Muhajirin dan Ansar. Ayat ini menasikh (menghapus) hokum warisan sebelumnya yang berdasarkan hilf (perjanjian) persaudaraan yang terjadi diantara mereka.
    
     Kemudian Ibnu Katsir menukilkan riwayat dari Az-Zubair bin Al-‘Awwam yang dipersaudarakan dengan Kaab bin Malik, bahawa seandainya Kaab bin Malik meninggal dunia ketika itu, dialah yang akan mewarisinya. Lalu turunlah ayat dibawah. Begitu eratnya persaudaraan ini, Allah SWT menceritan tentang keadaan ini dalam firman-Nya.
     “Dan orang-orang yang telah menempati Bandar Madinah dan telah beriman (yakni kaum Ansar) sebelum (kedatangan) mereka (Muhajirin), mereka mencintai orang yang berhijrah kepada mereka. Dan mereka tiada menaruh keinginan dalam  hati mereka terhadap apa-apa yang diberiakn kepada mereka (orang Muhajirin) atas diri mereka sendiri. Sekalipun mereka memerlukan (apa yang mereka berikan itu). Dan siapa yang dipelihara daripada kekikiran dirinya, mereka itulah orang-orang yang beruntung,” (Al-Hasyr: 9)
     Ibnu Katsir menerangkan dalam Tafsirnya : “Allah memuji orang-orang Ansar, menjelaskan betapa tinggi kedudukan, kemuliaan, kemurahan, tidak adanya kedengkian pada diri mereka, dan mereka mempunyai sikap suka mengutamakan serta mendahulukan kepentingan orang lain daripada diri mereka sendiri meskipun mereka sangat memerlukan.”
     Al-Imam Al-Bukhari meriwayatkan pula betapa mereka mencintai orang-orang Muhajirin yang dating ke tempat mereka, yang kesemuanya itu didorong oleh kemuliaan peribadi meeka. Mereka tidak mendapatkan dalam diri mereka kedengkian terhadap kedudukan dan kemuliaan orang-orang Muhajirin, meskipun mereka disebut oleh Allah pertama kali (dalam ayat tersebut). Al-Imam Al-Bukhari meriwayatkan dari Anas bin Malik : “Rasulullah mengundang orang-orang Ansar untuk dibagikan kepada mereka harta Bahrain, namun mereka berkata : “Tidak, kecuali kalau engkau bagikan pula seperti itu kepada saudara-saudara kami kaum Muhajirin. Atau tidak sama sekali .’ Rasulullah berkata: Kalau begitu bersabarlah, sampai kalian bertemu denganku. Kerana sesungguhnya kalian akan dapati adanya atsarah (sikap pemimpin yang mengutamakan diri sendiri) sepeninggalku.”
     Berkaitan dengan ayat tadi, disebutkan pula oleh Ibnu Katsir bagaimana para sahabat Ansar mendahulukan kepentingan orang lain daripada diri mereka sendiri. Al-Imam Al-Bukhari meriwayatkan : “Abu Hurairah menceritakan: “Ada seorang laki-laki dating menemui Rasulullah, kemudian baginda perintahkan supaya menemui isteri-isteri baginda. Namun kata mereka : ‘Kami tidak punya sesuatu kecuali air (minum).’ Kemudian Rasulullah berkata : ‘Siapa yang menjamu tamu ini?’ Tiba-tiba seorang sahabat Ansar berkata : ‘Saya, wahai Rasulullah.’ Maka berangkatlah dia membawanya ke rumah Sahabat Ansar ini berkata kepada isterinya : ‘Muliakan (jamulah) tamu Rasulullah ini.’
     Wanita itu berkata, ‘Kita tidak punya apa-apa kecuali makanan untuk anak-anak.’ Suaminya berkata, ‘Siapkan makananmu itu, perbaiki pelitamu dan tidurkan anak-anakmu. Kalau mereka minta makan, alihkan perhatian mereka.’
     Wanita itu melaksanakan perintah suaminya, dia mulai menidurkan anak-anak dan menyiapkan makanan dan berdiri seakan-akan mahu memperbaiki pelita lalu memadamkannya. Mereka pun berbuat seoalah-olahmemperlihatkan kepada tamunya itu bahawa mereka juga ikut makan bersamanya.
     Setelah itu meeka berdua tertidur menahan lapar. Keesokan harinya ketika laki-laki yang menyediakan jamuan itu menemui Rasulullah, baginda berkata : ‘Allah tertawa melihat perbuatan kalian terhadap tamu kalian tadi malam.’
     Maka Allah menurunkan firman-Nya: ‘…dan mereka mengutamakan (orang-orang Muhajirin), atas diri mereka sendiri. Sekalipun mereka memerlukan (apa yang mereka berikan itu). Dan siapa yang dipelihara dari kekikiran dirinya, mereka itulah orang-orang yang beruntung.’ Rasulullah telah mengingatkan pula sebagaimana dalam hadis Anas bin Malik yang diriwayatkan oleh Al-Bukhari dan Muslim:
     “Tidak (sempurna) iman salah seorang dari kalian, sehingga dia mencintai untuk saudaranya apa-apa yang dicintainya untuk dirinya sendiri.”
     “Seorang mukmin dengan mukmin lainnya bagaikan bangunan yang kukuh, saling menguatkan satu sama lain. Pelbagai kisah tentang persaudaraan Muhajirin dan Ansar yang telah dicontohkan oleh generasi terbaik umat ini, dinukilkan dalam pelbagai kitab sejarah, tafsir dan lainnya. Namun sejauh mana kita berusaha menerapkannya dalam kehidupan kita di zaman di mana persaudaraan dan hubungan kasih saying diikat dan dinilai dengan material, harta benda dunia?
     Saban tahun kita didedahkan dengan peristiwa Hijrah Rasulullah yang penuh dengan kegigihan, kecekalan dan kesantunan. Semoga kisah ini menjadi bekalan kita untuk berhijrah menuju kehidupan yang berasaskan Iman, Islam dan Ihsan sebagai usaha mencontohi apa yang telah dicontohkan Rasulullah.

SUMBER : Majalah I, Disember 2011. Susunan : Ahmad Yani Abd Manaf, m/s 67 -70

Senin, 20 November 2017

Kisah Hijrah Seorang Muslimah

Assalamualaikum Warrahmatullahi Wabarakattuh ...

Sebagai seorang muslim kita hanya mengetahui kewajiban kewajiban umum yang wajib dilakukan, seperti Sholat dan Puasa :) eittssssss ... jangan bilang anda muslim tapi ga tau kewajiban dan sunnah sunnah yang lainnya :) 

Gini gini, ane kadang masih bingung aja sama setiap muslimah yang ditempat umum, yang masih sangaaat pede untuk membuka aurat auratnya :( padahal kita tau, wanita adalah sebesar besar fitnah :(
Naaaah ... ini niih ane sediain kisah nyata (Kisah nyata looh yaaa) dari seorang muslimah yang sangat niat untuk berhijrah, eeeeh hijrahnya bukan hijrah biasa yaaa ... tapi beralih ke jalan Allah :) heheeee :) 

Dimulai dari data dirinya yaaa :) beliau namanya Indah Sekar Padmadani. panggilan biasa Indah :) lahir di padang atau dibatam gitu yaah (Lupa, heheee ..) sekarang stay dan bakalan stay dibatam terus :D Aamiin :)
Dulunyaa, beliau adalah seorang gadis yang dibesarkan oleeh seorang ibu kandung dan ayah tiri. punya 2 adik. yang satu dimana yang satunya dimana hahaa lupaa lagii anee :D
Sedihnya, karna dulu beliau gapernah sholat. dan ga mewajibkan sholat. jadi yaa hanyaa tau sholat aja tapi ga pernah dilaksanain. begitu bebasnya pergaulannya. sampaaai hal hal yang seharusnya dilarang agama dilakukan.
Pernah bekerja disalah satu counter/toko di salah satu mall terkenal dibatam. penghasilan yang pas pasan membuatnya bingung. banyak godaaan dari teman dekatnya untuk foya foya. melanglangbuana kemana mana.

Kadang ke mall, kadang juga kepantai itupun menggunakan pakaian yang sangat terbukaa. karna temannya pun begitu.
Semakin hari semakin gelisah dengan pergaulan yang menghabiskan banyak uang, bahkan waktu. 
tapi saat itu, beliau masih tidak ingin ambil pusing. masih dalam pergaulan yang sama beliau pun akhirnya memiliki seorang pacar. pacar yang sama sekali membawanya kepada kemaksiatan. bukannya menuntun tapi malah menyesatkan. 

Lama menjalin hubungan, tahun tahun pun terlewati. entah masalah apa, beliaupun diputuskan oleh kekasih yng selalu membawanya kepada kemaksiatan.
Tidak terima, beliau selalu menghubungi mantan pacarnya itu, untuk meminta kepastian. kabarnya, mantan pacarnya ternyata memiliki kekasih lagi.
Sedih, depresi, streess, karna begitu banyak waktu dan pengorbanan terbuang sia sia. dia yang mengharapkan pria itu yang akan menjadi suaminya tapi malah sebaliknya. meninggalkannya tanpa jejak.
Setiap harinya dilalui dengan rasa tidak nyaman, rasa gelisah yang tak menentu.
Tak sengaja, dia melihat sebuah jilbab segiempat didalam rumahnya. awalnya malas untuk menyentuhnya. akhirnya karna rasa keingin tahuannya, akhirnya diapun mencoba memasang jilbab itu. 

"Waaaaah ... baguusss ternyata aku pakai jilbab, keliatan lebih cantik" tuturnya.

Tak lama, setiap harinya pun ia menggunakan jilbab segiempat/pashmina yang hanya menutup keleher. Hidupnya merasa lebih baik dari sebelumnya. setelah memulai untuk membiasakn diri dengan hijabnya tak lama, mantan pacar yang dulu sempat meninggalkannya pun akhirnya kembali lagi. 

Dia pun tak sungkan sungkan untuk menerima panawaran dari sang mantan yang mengajaknya kembali merajut cinta. akhirnya pun mereka melanjutkan kisah hubungan mereka yang dulu belum kelar eheheee kalau jaman sekarangnya itu Celebek (Cinta lama belum kelar). 

Namun, setelah menjalani hubungan yang pernah kandas itu, dia merasakan kejanggalan.
"Kenapa pria ini selalu membawaku kedalam kemaksiatan, apakah hidupku akan seperti ini terus ? hidup dalam lingkaran hitam" gerutunya dalam hati
Tak lama dia mengumpulkan niat untuk merenungkan semuanya.
"Aku udah berjilbab, setidaknya aku sedang belajar menutup aurat, tapi kenapa ini ya Allah ? kenapa langkahku selalu tertuju pada dosa, aku mohon tunjukan jalan yang lurus yaRabb" Pintanya dalam hati dengan penuh penyesalan

 Hubungan masih berlanjut ....

Diapun mencoba untuk mendalami agama, mendalami ilmu yang seharusnya selama ini dia amalkan. satu persatu artikel pun dibuka nya, semakin banyak artikel dibuka semakin besar pula hati nya untuk bertaubat.
"Astaghfirullah Alazim, selama ini sudah banyak sekali dosaku yaAllah :( dari aurat yang seharusnya aku tutup tapi malah terpampang dinikmati setiap mata para pria, sholat yang seharusnya aku lakukan, tapi malah aku menghabiskan kesempatanku bersama teman temanku, pacaran yang tak diajarkan agama tapi malah aku menikmati kebahagiaan yang haram. Ampuniii aku yaAllah, Ampuni aku" Tangisan airmata penyesalan mengalir dipipinya setelah ia menyadari semuanya.
tak lama, iapun belajar membiasakan diri untuk mengamalkan ilmu yang dia dapat. dari menutup aurat walaupun belum sempurna, sholat, bahkan diapun meminta untuk dinikahkan oleh pacarnya namun pacarnya tak mampu memenuhi tuntutannya. akhirnya dia pun meninggalkan kekasihnya ... 


Satu persatu ilmu tersaring dalam memori dan hati, niat ingin mengikuti kajian kajian dan kegiatan islami pun mulai menggebugebu ingin diikutinya.
Dia mencari kemana saja informasi pengajian layaknya orang yang sangat haus akan ilmu. MasyaAllah ... "YaAllah, hamba ingin sekali aktif dikegiatan kegiatan islam, tolong tunjukan hamba kemana arah yang harus hamba tuju" tuturnya dalam hati ...
Tak lama kemudian, dia mengakui ada seorang akhwat yang tak lain adalah SAYA sendiri yang meminta pertemanan dari sebuah jejaring sosial. akhirnya dia pun menyetujui pertemanan di jejaring sosmed tersebut.
Dia melihat, ada beberapa kegiatan kegiatan islam yang diikuti oleh saya. dengan rasa penasaran beliau pun memulai percakapan dengan saya di sosmed tersebut.

"Assalamualaikum ..." sapanya duluan

*Tiiiiingggg (Balesan chat tersebut)

"Waalaikum salam ukhty" jawab saya

"Salam kenal yaa ukh .. oiyaaa, saya liat beberapa postingan kegiatan kegiatan ukhty, boleh tau kegiatan apa aja ?" tanya indah dengan rasa penasaran

"Waaah .. iyaa salam kenal juga ukh ... ooooh ituu, itu pengajian muslimah yang diadain setiap 2 pekan sekali dihari sabtu dimesjid raya, ukhty kalau mau gabung bisa kok, hubungi saya ajaa, nanti sayaa kirim pin saya yaaa" jawab saya yang baru saja dikenalnya ituu 

"Mauuuuu ukhh .. mau banggeeeeeet, baiklaah. terimakasih banyaak ukhti. wassalamualaikum"

"Sama sama ukh ^.^ waalaikumsalam"

sebelum menutup percakapan, mereka pun akhirnya bertukaran pin bbm, dan percakapan dilanjutkan di bbm.

"Oiya ukh ... Maaf, sepertinya pengajiannya menggunakan pakaian syar'i semua yaa ? tanyanya

"oh enggak mewajibkan kok ukh .. tapi alangkah baiknya kalau tertutup sempurna :)" Jawab akhwat saya

 "Baik .. terimakasih ukh, bantuannya" 

"Sama sama ukh"

Dan akhirnya, di acara pengajian itupun mereka bertemu. tak lama saya mengenalkan keakhwat yang lain 

Sempat beliau merasa aneh, karna tidak make kaos kaki, sementara yang lain paada makek. saya sempat tertawa karna rasa kegelisahan yang lain daripada yang lain. 

Dari awal perjumpaan tersebut laah, akhirnya saya sering mengajaknya ke pengajian pengajian, begitu juga beliau. dan kemanapun pengajian selalu bareng bareng. Alhamdulillah, beliau udah hijrah sepenuhnya Lillahi ta'ala. 

Sudah sempurna menutup aurat, ibadah yang wajib dia laksanakan, sunnah pun sering ia laksanakan.

MasyaAllah ... hidayah menghampirinya.


Dialah yang memberi rahmat kepadamu dan malaikat-Nya (memohonkan ampunan untukmu), supaya Dia mengeluarkan kamu dari kegelapan kepada cahaya (yang terang). Dan adalah Dia Maha Penyayang kepada orang-orang yang beriman. [Al Ahzab (33): 43]


Naaaaaahh ... itu diaa cerita singkat dari seorang muslimaah yang dapat kita saring manfaatnyaa ! Allah tak akan membiarkan umatNya bejalan dalan kegelapan melainkan jika dia dalam kemaksiatan :)
Jangan pernah lupa untuk selalu minta petunjukNya :) Allah itu maha kaya, maha pemurah, maha pengampun, maha penyayang, maha segalanya deeeh :) Jadi, jangan sungkan sungkan untuk meminta ampun padaNya :)

Syukron Ukhti :) 

Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakattuh ...

Manfaat Teknologi Informasi di Bidang Kesehatan Masyarakat

zeynkonadila.blogspot.com Manfaat Teknologi Informasi di Bidang Kesehatan Masyarakat     Teknologi Informasi Kesehatan Masyarakat m...